TERAPI GRATIS ANAK BERKEBUTUHAN
KHUSUS DENGAN BPJS
![]() |
Anak Berkebutuhan Khusus atau yang
disingkat ABK membutuhkan beberapa terapi yang berguna untuk mengembangkan
kemampuan fisik dan sosialnya agar bisa tumbuh seperti anak kebanyakan. Bagi
orang tua yang memiliki ABK tentu mengetahui kalau biaya yang diperlukan untuk
terapi tidaklah sedikit. Untuk terapi baku seperti Terapi Wicara, Sensory
Integrasi dan Okupasi, membutuhkan biaya antara Rp85.000 hingga Rp350.000
tergantung tempat terapinya, bisa di klinik tumbuh kembang anak, rumah sakit
swasta ataupun rumah sakit negeri. Terapi tersebut tidaklah cukup satu atau dua
kali saja. Minimal si ABK membutuhkan satu paket terapi (biasanya 10 kali)
hingga tahunan. Dan bagi banyak orang tua tentu biaya terapi tersebut cukup
memberatkan. Apalagi (dari penelusuran saya di internet) perusahaan asuransi
swasta umumnya tidak menanggung Anak Berkebutuhan Khusus yang didiagnosa
Austisme atau Down Syndrome karena dianggap bukan penyakit. Kalau saya salah mohon dikoreksi.
Untungnya saat ini diagnosa tersebut
ditanggung oleh BPJS. Saya sudah melihat di situs resmi BPJS, tapi tidak ada
perincian diagnosa apa saja yang ditanggung BPJS dan terapi apa saja. Tapi dari
yang saya lihat di rumah sakit tempat anak saya terapi, mereka menerima beragam
ABK. Mulai dari yang cuma telat wicara, telat berjalan, autis ringan, down
syndrom, ADHD, hingga ABK dengan kendala fisik dan mental yang berat.
Artikel yang saya tulis disini
berdasarkan pengalaman saya sebagai orang tua dari ABK yang menggunakan
fasilitas BPJS. Sudah menjadi opini umum menggunakan BPJS itu ribet dan lama.
Itu ada benarnya juga tapi sekarang sebenarnya ada cara yang lebih efisien.
Yang saya akan tuliskan disini langkah-langkah cara menggunakan fasilitas BPJS
untuk terapi ABK.

contoh kartu keanggotaan BPJS - buat kartu keanggotaan BPJS dulu. Cara membuatnya bisa cek langsung di situs BPJS atau tanyakan ke Rt/Rw tempat anda tinggal.
- Ada baiknya anda cek dulu rumah sakit yang akan anda jadikan rujukan terapi dari puskesmas. Tidak semua rumah sakit tingkat II milik pemerintah memiliki klinik tumbuh kembang anak.
- Selain rumah sakit negeri, kita juga bisa minta dirujuk ke rumah sakit swasta yang berkerja sama dengan BPJS. Biasaya kalau di rujuk dari puskesmas kelurahan tempat anda tinggal anda akan dirujuk ke rumah sakit tingkat II terdekat dengan tempat tinggal anda.
- Datangi rumah sakit yang anda ingini. Lihat tempat terapi khusus anak dan jangan lupa tanya proses administrasi pasien BPJS. Batas waktu pendaftaran pasien BPJS berbeda-beda tiap rumah sakit. Ada yang batas akhir pendaftarannya jam 9 tapi ada juga yang batas akhirnya jam 11. Ada yang proses administrasinya mudah karena sudah on-line, tapi ada juga yang ribet karena masih manual.
- Bila sudah mengetahui rumah sakit mana yang akan anda tuju, baru datangi puskesmas atau klinik bpjs terdekat. Biasanya dokter di puskesmas akan merujuk anak kita ke dokter spesialis anak.
- Setelah dokter memberikan rekomendasi rujukan untuk anak kita, kita akan disuruh mendatangi petugas BPJS yang ada di puskesmas atau klinik. Saat surat rujukan dibuat, minta tolong ke petugas untuk didaftarkan on-line ke rumah sakit yang kita tuju. Beberapa rumah sakit sudah menerima pendaftaran on-line, jadi saat kita mau memeriksakan anak kita ke rumah sakit tesebut, tidak perlu menunggu pendaftaran yang lama
- Fotokopi kartu kepersertaan BPJS anak anda, Kartu Keluarga, dan Surat Rujukan minimal 5 lembar. Susun jadi satu fotokopian tersebut (KK 1, rujukan 1, BPJS 1) lalu masukkan ke map plastik. Sisa fotokopian dan aslinya disimpan di map yang lain dan juga dibawa saat mau ke rumah sakit yang kita tuju. Fotokopian tersebut akan diminta oleh petugas administrasi rumah sakit yang kita tuju.
![]() |
| mesin pendaftaran pasien |
- Sesampainya di rumah sakit cari mesin pendaftaran, biasanya ada petugas yang membantu pendaftaran pasien di mesin. Kita bisa bertanya ke petugas tersebut bagaimana pendaftaran pasien baru. Kalau sudah mendaftar online, kita langsung bisa print formulir rawat jalan dari komputer yang sudah disediakan di rumah sakit. Kalau tidak bisa, coba tanyakan ke costumer service. Biasanya petugas juga akan mengecek kelengkapan administrasi kita.
- Kalau anda tidak mendaftar online, anda harus menunggu antrian administrasi pendaftaran rawat jalan. Ada rumah sakit yang sudah menggunakan sistem komputerisasi antrian seperti di bank, tapi ada juga yang masih manual. Jadi bersabarlah
- Begitu sudah mendapatkan surat rawat jalan, kita akan diminta membuat kartu pasien dan status di adminisrasi rawat jalan. Lalu baru menuju poliklinik anak. Disini berikan copy pendaftaran rawat jalan ke suster, lalu tunggu dipanggil untuk masuk ruang dokter. Sebelumnya suster akan menanyakan tinggi, berat badan dan masalah si anak.
- Setelah berkonsultasi dengan dokter anak, dokter tersebut akan merujuk anak kita ke dokter specialis yang lain. Kita akan diminta ke suster untuk dimasukan data rujukan dan diberikan formulir rujukan baru. Dalam satu hari pasien BPJS hanya bisa mendatangi satu klinik rawat jalan. Apabila konsultasi di rumah sakit tingkat II maka akan di rujuk dokter psikiatri, untuk lain hari. Saat anda datang lagi ke rumah sakit tersebut anda tidak perlu mendaftar administrasi dari awal lagi. Cukup memberikan kartu pasien ke petugas di mesin pendaftaran. Petugas akan menscan kartu tersebut, lalu akan keluar di layar mesin pendaftaran, klinik rawat jalan yang sudah dirujuk oleh dokter anak sebelumnya. Kemudian mesin tersebut akan mencetak formulir pendaftaran yang kita tuju. (beda rumah sakit bisa berbeda juga proses pendaftarannya)
- Psikiater yang menentukan diagnosa anak anda. Apakah perlu terapi obat atau terapi fisik atau dua-duanya. Dari sini Psikiater akan merujuk anak anda ke dokter fisioterapi/rehab medik. Dokter fisioterapi lah yang akan menentukan terapi fisik apa yang diperlukan anak anda, dan berapa lama terapinya. Lalu kita akan diminta ke administrasi fisioterapi dan dia akan memberikan formulir untuk terapi anak kita.
- Selanjutnya kita bisa langsung ke tempat terapi. Tinggal daftar di mesin pendaftan dan mesin akan mencetak surat rawat jalan. Yang akan kita berikan ke petugas administrasi rehab medik setelah anak kita diterapi.
- Di tempat terapi rehab medik anak, tentu kita harus mengantri lagi. Karena yang diterapi cukup banyak. Tapi setelah satu atau dua kali terapi anda akan mengetahui sela-selanya supaya tidak mengantri lama
- Biasanya saat kita antri ke Psikiater tidak lama. Tapi saat antri ke dokter rehab medik bisa cukup lama. Tergantung jumlah dokter yang ada di poliklinik rawat jalan
![]() |
| mengantri di pendaftaran di RS Budhi Asih. monitor kecil yang di meja adalah nomor antrian pendaftar . monitor di kiri atas pemberitahuan nomor antrian di klinik-klinik rawat jalan |
Lain lagi pengalaman dari saudara saya
yang juga mempunyai ABK. Pertama kali dia membawa anaknya untuk didiagnosa dan
diterapi di sebuah rumah sakit swasta yang cukup besar di daerah salemba,
jakarta pusat. Awalnya saudara saya tersebut menggunakan biaya sendiri.
Kemudian profesor psikiater yang menangani anaknya menyarankan untuk memakai
BPJS saja, supaya anaknya bisa terus dipantau perkembangannya. Dia melakukan
langkah yang sama dengan diatas, yaitu minta rujukan terlebih dahulu dari
Puskesmas ke rumah sakit swasta tempat
anaknya diterapi saat itu. Jadi dokter dan terapis yang menangani anaknya tetap
sama, bonusnya tidak selama mengantri seperti si rumah sakit pemerintah dan
kalau dari ceritanya urusan administrasinya sepertinya lebih mudah.
Jadi selamat mencoba!!!
teks dan foto oleh malahayati



Comments
Makasih
Mba saya dari wilayah kec.pasar rebo blh tau kah RS apa saja yg ada klinik TK nya? Lalu saat mulai terapi di RS apakah jadwalnya sudah tetap utk kita? Atau harus antri setiap kali mau terapi?..
Mohon info ya mba.. terimakasih byk
tks.
Hermina bisa bpjs unk terapi tumbuh kembang..
Terima kasih😇😇
Terima kasih,,
Mohon infonya . Trm ksh.
Tolong infonya trims..
Kebetulan sy jg mau nyari trapi Untuk ponakan sy Di Jakbar